
Rabu, 01 Oktober 2008
Minggu, 21 September 2008
Tragedi LEHMAN BROTHERS

Tamat Sudah! Lembaga keuangan terbesar di negeri paman sam itu akhirnya kolap karena salah urus. Aset sebesar dinosaurus (US $ 639 miliar = enam ribu trilyun rupiah) tiba-tiba menjadi puso laksana lahan gambut sejuta hektar di negeri kita yang juga puso karena salah urus. Utang superjumbo (US $ 613 miliar = lima ribu tujuh ratus limapuluh triliun rupiah!) atau setara dengan 6 tahun APBN di negeri kita, menganga seperti piranha.
Inilah petaka keuangan terbesar di abad milenium ini. Harga saham lehman terjun bebas dari 70 dollar menjadi hanya 2 dollar... Dada saya serasa berdesir karena guncangannya sampai ke harga saham tempatku bekerja. Dari harga perdana 1700 rupiah menjadi 850 rupiah. Betapa memilukan alokasi saham karyawan senilai 300 milyar mau tak mau harus raib separuhnya dimakan monster fiktif (krisis kepercayaan!).
Nun jauh di ujung Benua Amerika, adalah Fuld si "gorila", CEO Lehman yang pantas dimintai pertanggungjawaban atas kebangkrutan yang dapat memicu krisis ekonomi jilid 2 yang tak lama lagi akan kita rasakan. Pemimpin yang tidak amanah akan menyengsarakan anak buah maupun lingkungan sekitarnya.. maka saya malu bercita-cita menjadi pemimpin kalau saya belum yakin bahwa diri saya benar-benar amanah.
Sungguh saya senang dengan fondasi ekonomi negeri kita yang mulai membaik, nilai ekspor komoditi non migas menapak pelan tapi pasti, para maling duit negara banyak yang ditangkapi dan dijejalin ke terali besi, meskipun kadang masih terasa tebang pilih. Negeri kita memang sedang belajar untuk berdikari, belajar berdemokrasi, dan yang paling penting adalah belajar untuk menjadi bersih.
Korupsi Lagi

Senin, 15 September 2008
Insiden di Bulan Ramadhan
Tadi pagi aku mendengar siaran radio dan televisi. 21 (dua puluh satu) orang tewas karena berdesak-desakan berebut uang zakat di sebuah kota santri Pasuruan. Dadaku tiba-tiba sesak, perasaanku membuncah. Innalillahi wa inna ilaihi roji`un.Rabu, 10 September 2008
Mana yang bersih dan mana yang kotor
lain kali kalau aku bikin perikatan maka bagi hasilnya akan kubikin bulet-bulet kayak bola pingpong.. hehehe ... Mana yang bersih dan mana yang kotor sungguh sangat sulit untuk dibedakan kalau sudah dibungkus dengan itikad buruk yang dilakukan secara kolektif.
syaidina ummar bin chatab pernah merisaukan hal ini: kelak kebenaran dengan argumentasi yang lemah akan dikalahkan oleh kebathilan yang tersusun rapih. nah lhooooo.......!
Selasa, 09 September 2008
Adakah hari ESOK? (part FOUR)

Bipolar disorder .... Hafid menggumam lirih, Ia masih belum bisa memahami kenapa anak lelaki yang dicintainya itu harus menderita kelainan ini. Diambilnya lagi buku hariannya yang mulai dipenuhi abu tembakau :
" Aku merasa sangat galau. Obat apa yang sebenarnya cocok buat faris? faris selalu mengeluhkan kepalanya mau pecah. Tiap hari fikirannya dipenuhi halusinasi, iapun kerap berbisik-bisik, bicara sendiri"
"Hari ini aku pandangi faris yang tengah bicara terpatah-patah sambil menepis-nepiskan tangannya seolah hendak menghalau sesuatu yang mengganggunya. Dia bicara tentang dinasti Han, tentang Cau Cau dari kerajaan wei yang katanya sering berlaku curang sampai kepada Nabi Musa, Nabi Sulaeman hingga Nabi Muhamad. Kegelisahannya yang tak pernah henti ini sungguh membuat hatiku tercabik-cabik."
"Faris hendak tidur. Telah berhari-hari tidurnya tak pulas, bahkan sebetulnya faris itu tak pernah tidur malam. Setiap malam pula aku selalu menemaninya tak tidur. Terkadang arasa lelah luar biasa menyergapku setelah bermalam-malam menemani faris. Ayolah ris tiduurr.. ayah juga perlu istirahat.. "
"Waktu telah menjelang berbua..., faris belum juga ada tanda-tanda mengantuk. Kuajak dia ke Tanah Lapang, tempat dimana burung-burung merpati faris diterbangkan. Dia nampak begitu gembira berjingkrak-jingkrak seperti anak TK. Namun seperti biasanya, kegembiraan itu cuma sekejap saja. Kembali dia diliputi kepedihan hati, menangis tak jelas karena apa dia menangis. Sungguh aku benar-benar terkoyak"
"Kalau dibilang kini aku kurus tinggal tulang, iya. segenap fikiranku dipenuhi oleh harapan-harapan semu kesembuhan faris. Betapa memilukan. Rahasia Tuhan apa yang ada di balik semua ini... aku tidak tahu ... aku tidak tahu..."
"Hari-hari berlalu, tak ada yang berbeda.. Dari puasa ke puasa .. dari paedih ke pedih ... Tuhanku janganlah kau dera aku terus menerus ...."
Adakah hari ESOK? (part Three)


