
Baru saja saya selesai menyisiri baris demi baris Kompas terbitan dua hari yang lalu. Mohamad Iqbal ditangkap KPK karena kedapatan sedang menerima suap. Beberapa minggu sebelumnya beberapa anggota DPR ditangkap KPK juga. Tema nya tak beda, korupsi lagi...
Untuk bisa kaya, untuk bisa punya kedudukan, untuk bisa "terhormat" terkadang orang suka lupa. Kemudian mencapainya dengan segala cara, termasuk Korupsi. Ketahuan atau tidak, korupsi itu akan membawa Anda ke penderitaan yang berkepanjangan ....
Ada hal-hal yang tak pernah terlihat oleh mata Anda ketika Anda melakukan Korupsi... tapi hal tersebut dapat Anda rasakan! Ketika Anda menafkahi keluarga Anda dengan uang hasil korupsi, maka pastilah syetan akan menyelinap kedalam uang yang Anda berikan kepada isteri dan anak Anda.
Ketika uang tersebut dibelanjakan makanan, maka menyelinaplah syetan kedalam makanan tersebut. Kemudian makanan ditelan tanpa menyebut nama Tuhan, masuk ke dalam lambung bergerak menuju usus dan dicerna bersama-sama, menjadi saripati darah! maka bersoraklah syetan kegirangan mengikuti prosesi menjadi bagian terkecil dari sel darah.
Membaurlah syetan dalam aliran darah, masuk ke dalam hati, jantung dan ganglia otak. Jadilah anak Anda sebagai anak yang selalu membantah orang tua, berbuat onar, senang kekerasan, senang berbohong, dan bila dewasa kelak tumbuh sebagai manusia yang sombong lagi tamak!
Berapa banyak orang terpandang yang terjerumus kedalam tindakan korupsi, alih-alih hidupnya bahagia, yang ada hanyalah malu berkepanjangan. Karena Nila Setitik Rusak Susu Sebelanga ... Mau ikut-ikutan Korupsi?
Koruptor itu kelak kalau mati, di akhir zaman akan dibangkitkan dengan muka seburuk-buruknya muka ...!