Rabu, 27 Agustus 2008

Bete Banget




Sudah lama sekali saya tidak mengisi posting ini. Bukan karena apa-apa, tetapi sisa enerji saya yang biasanya setelah selesai bekerja dari pagi hingga sore hari masih ada, akhir-akhir ini seringkali LowBat bahkan NOL. Jujur saja, saya jenuh melihat televisi mempertontonkan para pemimpin negeri ini banyak yang ditangkapi karena persoalan penyalahgunaan kewenangan yang buntutnya adalah tak jauh dari penyalahgunaan UANG ... !

Manusia menciptakan banyak benda demi kemudahan dalam hidupnya. Namun manusia sering terperangkap oleh hasil ciptaannya sendiri. Misalnya, uang dibuat segagai alat tukar, tetapi sekarang banyak orang terperangkap oleh kerakusannya sendiri karena ingin mendapatkan uang yang lebih banyak lagi.

Manusia menciptakan organisasi adalah untuk mengalokasikan seluruh sumber daya yang ada untuk mencapai tujuan secara efisien. Pada kenyataannya kita akhirnya kehilangan kebebasan karena kita tak lagi bisa seenaknya menentukan kapan kita mulai kerja dan kapan kita mulai berhenti. Semua ada aturannya....


Jadi sebetulnya kita itu pada akhirnya terperangkap oleh hasil ciptaan kita sendiri ya ?

Selasa, 08 Juli 2008

..onLY.. U..


Dalam dinginnya musim dingin
engkaulah matahariku
dalam panasnya musim panas
engkaulah musim semiku
bagaimana mungkin aku melupakanmu?
sedang desah nafasku ada karenamu
bagaimana mungkin aku meninggalkanmu
sedang langkahku ada karenamu
kaulah seluruh musimku
dimana aku duduk dan menunduk
dimana aku berdiri dan menepi
biar langit kosong mentari menyengat
kau yang akan menjadi embun pagiku ..

Sabtu, 07 Juni 2008

Sayangilah Anak Buahmu Seperti Anakmu Sendiri




Saya ingin menceritakan bagaimana Jenderal Wu Qi memperlakukan anak buahnya seperti anaknya sendiri. Ia mengalami senang susah bersama-sama, makan minum bersama sama, pake pakaian yang sama serta menempuh jalan yang sama dan menginap di tenda yang sama bersama anak buahnya.


Suatu ketika, saat ketika sedang memimpin pasukannya Jenderal Wu Qi mendapati salah satu prajuritnya berjalan tertatih-tatih karena kakinya kena bisul. Sepontan saja, Wu Qi menyedot bisul tersebut dengan mulutnya sendiri, hingga prajurit tersebut sembuh setelah dirawat.


Ketika ibunya prajurit mendengar berita tersebut, ia menangis sejadi-jadinya, sedih tak terperikan. pasti anda akan bertanya: Bu, mestinya ibu kan senang Jenderal Wu menyedot bisul putera ibu?


Kamu tahu apa dik? Jenderal Wu pun menyedot bisul dari almarhum suami saya ....

Suami saya sedemikian tergugahnya sehingga rela mati di medan pertempuran demi Jenderal Wu. Kini ibu begitu khawatir, hal itu akan terjadi pada anak ibu ...


SAYANGILAH Anak buahmu seperti kamu menyayangi puteramu sendiri, maka mereka akan memberikan yang terbaik untukmu.

Jumat, 06 Juni 2008

A Beautiful Mind


Saya baru saja menonton film a beautiful mind. Ini yang ketiga kalinya saya menonton film tentang kehidupan nyata John Forbes Nash, yang dimainkan begitu cemerlang oleh Russel Crowe.

Menyelami jalan fikiran John Nash pengidap Skizofrenia (gangguan kejiwaan) bukanlah hal yang mudah. Sorot mata yang dingin dan kosong di antara gejolak emosinya yang tak terkendali cukup mampu memberikan gambaran apa yang sesungguhnya ada dalam fikiran penderita Skizofrenia dan betapa sangat menderitanya ia.

Mengarungi jalan fikiran penderita Skizofrenia adalah seperti berjalan tertatih-tatih melewati sebuah lorong kelabu yang sangat panjang tanpa ujung. Anda seperti dikejar-kejar oleh kekacauan dimensi dan vektor. Ruang, waktu dan arah seperti terbalik-balik. Anda tidak akan pernah bisa membedakan mana yang nyata dan mana yang khayal. Semua bercampur baur membentuk sebuah kerumitan jalan berfikir yang sangat tidak masuk di akal.

Tiba-tiba saja anda merasa dibuntuti orang-orang, diteriaki dan diancam-ancam bahwa rahasia yang paling dalam otak anda akan dibuka dan diumumkan pada semua orang. Mereka (orang-orang) itu tak henti-hentinya mengolok-olok anda tanpa kenal waktu dan tempat, sehingga Anda akan menjadi kacau sekacau-kacaunya!

John Nash adalah salah satu yang beruntung dari sekian banyak penderita Skizofrenia, yang bisa melepaskan diri dari ganasnya teror Skizofrenia. Di hari tuanya, ia dikukuhkan sebagai penerima hadiah Nobel bidang matematika berkat penemuannya tentang the Game Theory.

Minggu, 20 April 2008

Karaktermu, Reputasimu



Ketika mantan bos saya membangun jalan tol Cipularang, dia selalu bilang: "di sini kita tidak hanya membangun sebuah jalan yang berbukit-bukit dan berjurang-jurang, tapi di sini kita membangun REPUTASI! dengan KARAKTERISTIK kita " Saya sangat menyukai kata-kata mantan bos saya tersebut.. terkadang saya suka merenung bagaimana sebuah reputasi bisa dibangun dan sebuah reputasi bisa ambruk?
Hmmm... coba kamu simak apa kata William Hersey Davis tentang reputasi dan karakter...

Lingkungan tempatmu berdiri akan menentukan reputasimu
Kebenaran yang kamu yakini akan menentukan karaktermu
Reputasimu adalah apa yang kamu harapkan
Karaktermu adalah siapa dirimu yang sesungguhnya
Reputasi adalah foto
Karakter adalah wajah
Reputasi datang dari luar dirimu
Karakter tumbuh dari dalam dirimu
Reputasi adalah apa yang kamu miliki ketika kamu tiba ditempatmu berdiri
Karakter adalah apa yang kamu miliki ketika kamu beranjak dari tempatmu berdiri
Reputasi terbentuk dalam sesaat dan bisa ambruk berkeping-keping dalam waktu bersamaan
Karakter menyertaimu seumur hidupmu
Reputasi dapat kamu pelajari dalam sejam dua jam
Karaktermu adalah perjalanan reputasimu bertahun-tahun
Reputasi membuatmu kaya atau miskin
Karakter membuatmu bahagia atau menderita
Reputasi adalah apa yang orang katakan tentang di batu nisanmu kalau kamu nanti mati
Karakter adalah apa yang akan dikatakan malaikat tentangmu di hadapan Tuhan kalau kamu nanti mati.....

Sabtu, 19 April 2008

Mau Korupsi Lagi? (Part Two)

Makin pinter orang, makin pinter cara nyolongnya. Makin berkuasa seseorang makin menjadi-jadi korupsinya (absolute power corrupt absolutely).

Saya baru saja mendapatkan sebuah skema korupsi yang melibatkan banyak pemain. Membaca skemanya saja bikin kita pusing tujuh setengah keliling. Agar Anda tahu aja, serapih-rapihnya kita menyembunyikan perbuatan korupsi, pada saatnya akan terkuak juga.

Namanya juga campur tangan syetan, pasti pada saatnya syetan akan mempublikasikan aib tersebut untuk kesenangan syetan pula. Biasanya tuh, setelah ketahuan korupsi orang akan lari ke "orang pinter" terus minta ditutup-tutupi perbuatannya.

Gilanya, "orang pinter" ( yang sebetulnya kaki tangan syetan) tersebut acapkali menghalalkan segala cara bahkan menyitir ayat-ayat suci yang katanya kalau dibaca maka orang lain tidak akan bisa melihat perbuatan tersebut...

Begonya, si pelaku korupsi ya nurut aja tuh! ck... ck...ck ...
tuh kan?

Jumat, 18 April 2008

Yang Saya Kenang dari the GODFATHER



Saya sangat mengagumi Novel karya Mario Puzo "the Godfather" yang telah dibuat filmnya di layar lebar pada awal tahun 70-an. Diperankan oleh aktor gaek Marlon Brando, berkisah tentang kehidupan keluarga mafia, Don Corleone yang kehidupannya merupakan parodi pertautan antara kebaikan dan kejahatan.

Memang ketika film itu diputar saya masih terlalu belia untuk bisa memahami esensi dari apa yang mau disampaikan oleh Mario Puzo. Saat pertama kali menonton film ini saya memang baru berusia 10 tahun. Di usia kecil saya berusaha untuk mencerna dialog-dialog dalam film tersebut, nyatanya memang sulit banget ngertinya. Dua puluh tahun kemudian di awal tahun 90-an ketika saya beranjak dewasa dan diterpa banyak kesulitan, saya kembali menonton film tsb lewat Video Tape VHS yang baru saja saya beli secara kredit, barulah saya bisa mengerti bahwa that"s the real life!


Sebuah kerajaan bisnis keluarga yang dibangun dari kejahatan demi kejahatan yang terbungkus rapih dan dikemas dalam sebuah strata kehidupan yang berbudaya dan tampil elit, yang merupakan seteriotip kehidupan ala mafia.
Pada awalnya tampak sebuah kehidupan yang dicita-citakan hampir setiap manusia yaitu kemewahan, kekuasaan dan hasrat terhadap harta yang melimpah ruah.

Sudah menjadi hukum alam bahwa apabila keluarga dinafkahi dengan harta yang haram, alih-alih akan mendapatkan hidup bahagia, sebaliknya akan berakhir pada celaka.

Mengapa?

Ketika Anda memberi makan kepada anak dan isteri Anda dengan harta haram yang didapat dari korupsi dan kolusi, pernahkah Anda berfikir bahwa saat makanan tersebut ditelan, ia akan dicerna oleh lambung dan usus kemudian diproses menjadi saripati darah merah. Darah itu mengalir keseluruh sistem tubuh kita mulai dari hati, jantung hingga ke ganglia otak, menggerakkan seluruh tindakan: sombong, bohong, tamak dan angkara murka?!

Apa yang mengesankan dari the Godfather ini?

Sebuah realita kehidupan. Bahwa di muka bumi ini banyak orang yang berhasrat mencapai segala sesuatu dengan menghalalkan segala cara: kekuasaan, kesewenang-wenangan, penindasan, kebohongan, kesombongan dan sifat-sifat iblis lainnya, yang ujung-ujungnya semua akan berbalik menimpa diri sendiri.