
Rabu, 30 Januari 2008
Pak Harto Wafat

Minggu, 13 Januari 2008
Pak Harto

Jumat, 11 Januari 2008
Renungan di Waktu Luang

Beberapa tahun silam, hampir lewat sepuluh tahun dari sekarang, seorang kawan menulis sebuah artikel : Renungan di waktu luang.
Tak banyak yang saya ingat dari apa yang dia tulis, tapi setidaknya ada hal sederhana yang dia bicarakan. Yaitu tentang sebuah proses menjalani kehidupan, mulai dari bangun pagi, sarapan, berangkat kerja, pulang ke rumah dan tidur. Keesokan harinya dimulai lagi hal serupa ...
Lantas dimanakah sebenarnya nilai tambah dari hidup yang kita jalani ini? Seseorang bisa dibilang workoholik ( .. sakit ya..?..) bila mendapati kehidupan yang sebenarnya hanya di tempat kerja..!
Bagaimana dengan Anda?
Saya sendiri mendapati kehidupan ini kelewat rumit, kadang simpul ganglia otak saya tak mampu mengurai dimana koordinat kehidupan saya.
Saya sering merasa kagum sekagum-kagumnya manakala mendapati orang yang mampu menampilkan kehidupan bertolak belakang dari apa yang sesungguhnya terjadi padanya. In many situations life is so much pretending.
Sabda Rasulullah : Sebaik-baiknya orang adalah yang dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi orang banyak. Jadi bagaimana menjalani hidup ini adalah melalui berbuat sesuatu dengan nawaitu bermanfaat bagi orang banyak.
Kembali ke topik awal kita tentang renungan di waktu luang: bertafakur (berpikir) sejenak itu lebih baik dari melakukan ibadah ritual 1000 tahun.
Mengapa? Dari proses bertafakur (berpikir) itulah pintu kebenaran terkuak..!
Hidup yang sebenar-benarnya hidup adalah pencapaian diri menuju kepada kebenaran. Seperti sering Anda ikrarkan : Ya Tuhanku, tunjukkanlah diriku pada jalan kebenaran (ihdinas sirothol mustaqim) ... Ummul Kitab.
Selasa, 08 Januari 2008
LIFE IS BEAUTIFUL

Selasa, 01 Januari 2008
PaRaDoX JaSa MaRga

Sabtu, 29 Desember 2007
GUA JUGA BISA SAKIT
Hari ini memasuki hari yang ke 5 (lima) saya menderita demam tinggi. Gak tanggung-tangung, bacaan thermometernya sedikit melewati 40 derajat celcius. Seumur-umur baru kali ini saya kena demam tinggi yang bandelnya bukan maen. Udah dikasih antibiotik cefat 500 mg serta berbagai macam peunurun panas belum juga jinak.Saya tiba-tiba saja teringat bacaan mulia ayat 12 Surrah yunus:
"Dan apabila manusia ditimpa bahaya, dia berdo'a kepada Kami dalam keadaan berbaring, duduk atau berdiri, tetapi setelah Kami hilangkan bahaya itu daripadanya, dia (kembali) melalui jalan-jalan yang sesat, seolah-olah dia tidak pernah berdo'a kepada kami untuk menghilangkan bahaya yang telah menimpanya. Begitulah orang-orang yang melampaui batas itu memandang baik apa saja yang selalu mereka kerjakan".
Manusia yang sedang dalam keadaan sakit, terjepit atau kena musibah biasanya akan mengadu minta dibelaskasihani oleh Allah seraya berjanji akan bersikap syukur jika Allah swt berkenan menghilangkan bahaya yang tengah mengintai jiwanya.
Lagi-lagi, manusia yang tidak pernah mau bersyukur manakala bahaya tersebut telah dijauhkan Allah darinya, kembali ia mengingkari janjinya sendiri .... dan tetap berlaku aniaya di muka bumi ini.. Audzubillahi mindzalik!
Tuhan kami adalah Allah, yang menguasai langit, Maha Suci nama-Mu, perintahMu berada di langit dan bumi. Sebagaimana keberadaan rahmatMu di langit, maka jadikanlah ia di bumi. Ampunilah dosa kami dan juga kesalahan kami, turunkanlah setetes rahmat dari rahmatMu dan turunkanlah kesembuhan dari kesembuhanMu untuk mengobati penyakit ini.
Minggu, 23 Desember 2007
Mengapa Anda Harus Panik?

